Present Perfect adalah sebuah bentuk ungkapan yang biasanya mendeskripsikan sesuatu di masa lalu yang berdampak pada masa kini, misalnya:

Rumus

Kita membuat kalimat present perfect dengan menggunakan verb “have + V3/been” Contoh:
“You have finished”

Atau, untuk bentuk penggunaan orang ketiga tunggal bisa menggunakan “has + V3/been”, seperti:
“She has finished”

Untuk membuat kalimat tanya, kita ubah jadi:
“Have you finished?”

Dan untuk bentuk negatifnya, kita pakai “not” menjadi:
“You haven’t finished”

Dan ketika kita berbicara dengan tindakan-tindakan yang belum selesai atau sebuah situasi tertentu, maka kita bisa mengunakan:
Kegunaan Utama Present Perfect

1. Sesuatu yang sudah terjadi, namun memiliki akibat di waktu sekarang
Present Perfect bisa dipakai untuk mengekspresikan atau menanyakan sesuatu yang sudah atau baru saja terjadi, namun memiliki akibat atau efek di masa sekarang. Biasanya dilengkapi dengan “just”, “already”, “yet”, “still”. Contohnya:

Andy has seen the doctor.
I have closed the door.
Have you finished watching the movie yet?

2. Tindakan-tindakan yang belum selesai dilakukan
Present Perfect juga bisa digunakan untuk mengekspresikan tindakan-tindakan yang sudah dimulai dan masih dilakukan. Biasanya dilengkapi dengan “for” atau “since”. Contohnya:

She’s worked here for 5 years.
We’ve lived in Jakarta since 2005.
How long have you been a Doctor?

3. Pengalaman hidup
Present Perfect bisa dipakai untuk mengekspresikan pengalaman atau hal-hal penting yang pernah kita lakukan. Biasanya dilengkapi dengan “ever” dan “never”. Contohnya:

I’ve been to Bali for 3 times. Have you ever been there?
How many times have you travelled abroad?
He’s won a lot of competitions during his badminton career.
Demikian beberapa contoh penggunaan bentuk pasif dari Present Perfect. Baik dalam bentuk aktif maupun pasif, Present Perfect dapat digunakan dalam banyak situasi dan dapat benar-benar bermanfaat dalam berkomunikasi, baik di dalam pekerjaan, travel, maupun dalam situasi sosial lainnya.